PIP Semarang Jadi Kampus Perhubungan Pertama Bebas Asap Rokok

Pihak manajemen Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang akan mulai menyosialisasikan kebijakan kampus bebas rokok. Momen yang diambil adalah pada Apel Komando yang akan diselenggarakan pada Selasa, 12 Januari 2016.

Direktur PIP Semarang Capt. Wisnu Handoko, M.Sc, M.Mar. memberlakukan bahwa mulai saat ini orang tidak bisa merokok di sembarang tempat. Para pelanggar akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun demikian bagi para perokok masih bisa mendapatkan hak merokok di ruang khusus yang sudah disiapkan.

Mekanisme penegakkan kebijakan adalah melalui piket secara bergantian dari pegawai PIP Semarang sebagai pemantau sampah, kebersihan toilet dan rokok. Disiapkan juga papan staff on duty, yang akan diletakkan di depan ruang rapat pudir lengkap dengan foto dan nomor handphone. Dalam Apel Komando yang dilaksanakan setiap hari selasa, akan hadir segenap sivitas akademika PIP Semarang, yaitu Taruna/i, Perwira Siswa, Dosen, Karyawan, dan kali ini juga perwakilan satpam, petugas permakanan, cleaning service gedung dan halaman, petugas parking.

Kebijakan yang diambil oleh Dir PIP Semarang ini mengacu Peraturan Pemerintah No. 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi kesehatan mengatur adanya kawasan tanpa rokok. Dalam peraturan ini tersebut dinyatakan bahwa salah satu kawasan tanpa rokok adalah tempat proses belajar-mengajar.

Beberapa waktu sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau pengelola perguruan tinggi untuk menerapkan aturan larangan merokok di lingkungan kampus. Menurut Deputi Rehabilitasi BNN, dr. Diah Setia Utami, Sp. KJ., MARS, kebijakan ini adalah salah satu upaya mengurangi penggunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Sebab, salah satu pintu masuk seseorang menggunakan narkoba adalah rokok. “Penggunaan narkoba sudah merebak di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta untuk menerapkan aturan larangan merokok di kampus,” kata Diah.

PIP Semarang merupakan Perguruan Tinggi pertama di bawah Kementerian Perhubungan yang memberlakukan kebijakan Kampus Tanpa Rokok. Beberapa Perguruan Tinggi Negeri yang sudah menerapkan kawasan bebas asap rokok diantaranya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Indonesia (UI). Sementara pada tahun 2015, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menobatkan 5 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sebagai Kampus Tanpa Rokok (KTR) dan mendapatkan Anugerah Aptisi (Aptisi Award). Kelima PTS tersebut adalah IKIP Saraswati Tabanan Bali, Universitas Islam Sultan Agung (Unisula) Semarang Jawa Tengah, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Jakarta, Universitas Islam Riau dan Universitas Bina Darma Palembang Sumatera Selatan.

Gedung PIP Semarang Kemenhub 02 Gedung PIP Semarang Kemenhub 03 Gedung PIP Semarang Kemenhub 04

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *