Inspirasi Kerja Nyata 17 Agustus: Hella Ayu Setyanida, Mahasiswi yang Berbisnis Kerupuk Rajungan Crabby

Hella - Pegang SertifikatMenjadi mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas PGRI Semarang tak membuat Hella Ayu Setyanida harus berkutat pada urusan akademis semata. Keinginan untuk berwirausaha gadis manis berkacamata ini mulai terketuk ketika mengikuti lomba business plan dari Dinas Koperasi dan UKM Jateng pada tahun 2014, dan semakin bersemangat ketika memenangkan lomba Wirausaha Muda Pemula tingkat Jawa Tengah pada tahun 2015 dan lolos seleksi nasional Wirausaha Muda Mandiri Wilayah Kanwil VII Semarang tahun 2016. Produk usaha yang dilombakannya adalah kerupuk kepiting rajungan. Sejak saat itu dia memantapkan diri untuk menjadi pengusaha muda. Selain untuk mengisi waktu luang sembari kuliah, usaha ini juga sebagai rasa tanggung jawabnya telah menerima hadiah lomba berupa uang pembinaan dari pemerintah.

“Kita kan cuma Iseng ikut lomba. Menang Alhamdulillah, enggak ya nggak papa. Kita sudah punya nama, dapat piagam, uang dari dari pemerintah masak nggak ngapa-ngapain,” kata Hella pada KelilingKendal.com dalam satu sesi wawancara.

Hella mengatakan, usaha kerupuk rajungan yang dibangunnya tidak secara instan. Pada 1 (satu) tahun pertamanya penuh jatuh bangun, tahun kedua barumulai bagus. Untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha, Hella kerap mengikuti seminar yang diadakan oleh pemerintah. Namun seringkali dari berbagai seminar yang dia ikuti, pesertanya tidak banyak berubah. Hanya yang biasa berminat di bidang itu. Hella menduga bahwa banyak yang enggan ikut karena menganggap pemerintah kurang perhatian.

“Padahal ketika saya tahu, bagaimana Pemerintah support kita. Pemerintah mungkin pekerjaannya banyak, ga bisa menyentuh bawah sedangkan kita butuh itu. Kita butuh satu ikatan dimana dari pemerintah atas sampai masyarakat bawah sadar bahwa antara pemerintah pusat sampai masyarakat itu connecting gitu lho,” kata Hella.

Hella menilai anak muda cenderung kurang antusias bila diajak ikut kegiatan yang diadakan pemerintah. Kegiatan yang dimaksud seperti: seminar kewirausahan, lomba teknopreneur, maupun hal positif lainnya. Menurut Hella mereka enggan mengikuti kegiatan seperti itu karena khawatir akan menghadapi kesulitan birokrasi.

“Kalau sudah berbau pemerintah, birokrasi mereka udah males. Mereka merasa bahwa birokrasi mempersulit, tapi saya ingin merubah pandangan mereka karena nggak semuanya seperti itu. Syukur Alhamdulillah saya belum menemukan itu. Sekalipun itu kesulitan ya memang karena kita nggak tahu, dan masyarakat kita nggak berusaha mencari tahu,” ujar Hella.

Hella adalah salah satu anak muda Indonesia yang gigih, beretos kerja, berintegritas dalam mengisi kemerdekaan dengan Kerja Nyata. Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-71, 17 Agustus! Merdeka!

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *