Mengintip Surga Dunia dari Punthuk Setumbu, Magelang

Patutlah kita sebagai orang Indonesia selalu bersukur kepada Tuhan. Negeri ini memiliki alam yang gemah ripah loh jinawi. Pepohonan tumbuh subur, banyak yang bisa diambil manfaatnya dan dibudidayakan. Magelang yang terkenal dengan candi Borobudurnya, juga menyimpan sepotong keindahan surga dunia Indonesia.

Kalau Anda berlibur di Jogja atau Magelang, jangan hanya ke tempat wisata yang itu-itu seperti jalan Malioboro atau Candi-candi. Melipirlah sedikit ke daerah sekitar Candi Borobudur. Di sana ada sejumlah Punthuk, yaitu dataran tinggi perbukitan yang bisa didaki pengunjung. Di Magelang sebenarnya ada beberapa Punthuk, Setumbu salah satunya. Letaknya di desa Karangrejo, Borobudur, Jawa Tengah.

Biaya memasuki tempat wisata ini dibedakan untuk wisatawan domestik Rp15.000,- dan turis asing Rp30.000,- dan untuk anak usia di bawah 5 tahun gratis. Entah kenapa tidak disamakan saja agar lebih banyak yang datang, seperti yang terjadi di Korea Selatan. Sementara untuk Parkir Motor Rp2.000,- dan Parkir Mobil Rp5.000,-

Punthuk Setumbu memiliki tagline “Borobudur Nirwana Sunrise”. Perjalanan pendakian pengunjung menuju puncak Punthuk, yang tidak terlalu tinggi yaitu sekitar 300 meter, diibaratkan seperti Pendakian ke puncak Candi Borobudur, yaitu suatu perjalanan menuju kesempurnaan spiritual. Sama seperti Candi Borobudur, perjalanan ke Puncak Punthuk Setumbu dibagi atas tingkat dasar, badan dan puncak, atau Kamadhatu, Rupadhatu, Arupadhatu seperti halnya tingkatan alam semesta dalam Kosmologi Buddha.

Hal yang paling menarik yang bisa dinikmati pengunjung di tempat ini adalah waktu terbitnya matahari atau sunrise. Anda disarankan untuk berangkat ke tempat ini pagi-pagi sekali, terutama sebelum Subuh. Agar tidak ketinggalan, boleh saja Anda menginap di hotel atau homestay yang banyak tersebar di sekitar area Candi Borobudur.

Memasuki gerbang Punthuk Setumbu, ada pemeriksaan tiket. Menurut rekan kelilingkendal.com yang tinggal di Magelang, kondisi tempat ini sudah lebih banyak fasilitasnya dibanding setahun sebelumnya, seperti tangga pendakian yang sudah dicor dan ada pembatas tangga, sehingga pengunjung tidak perlu takut terpeleset dan jatuh ke jurang. Di kiri kanan anak tangga pengunjung bisa melihat berbagai flora dan fauna khas perbukitan, namun pengunjung diperingatkan untuk tidak menembak burung di tempat ini. Di beberapa titik ada warung-warung yang menjual makanan minuman dan asesoris. Jadi buat yang ingin istirahat atau mengisi perut bisa mampir ke sini.

Datang ke tempat ini di pagi hari membuat Anda sesekali disapa angin alami. Paru-paru Anda pun diisi udara yang segar. Tak lama mendaki, Anda akan segera sampai di puncak Punthuk. Latar tempat ini juga sudah dibeton, jadi jangan khawatir dan membayangkan apabila Anda berkunjung ke tempat ini di musim hujan akan menemui tanah dan lumpur. Sekarang sudah aman dan nyaman. Di sinilah Anda melihat secuil surga dunia. Pepohonan dan hutan yang terhampar di hadapan bertemu dengan langit jauh yang bertemu di horison, membuyarkan macetnya jalanan perkotaan dan kesibukan kerja yang selama ini mungkin membuat Anda penat. Dari tempat ini Anda juga dapat melihat puncak Candi Borobudur. Tak jauh dari tempat ini terlihat juga puncak bangunan Gereja Merpati, Bukit Rhema yang lebih dikenal para wisatawan sebagai Gereja Ayam. Dari sini pun pengunjung bisa berjalan ke sana. Banyak yang mengabadikan pemandangan puncak Punthuk dalam kamera. Pengunjung juga bisa berfoto bersama rombongan masing-masing atau swafoto di sejumlah titik yang disiapkan pengelola. Ada juga petugas yang siap sedia mengambilkan foto Anda.

Apabila pengunjung mau sedikit berkeliling di dasar Punthuk, sebenarnya ada semacam jembatan bambu yang asyik untuk dijelajahi. Namun tempat ini kurang terawat, dan karena berkesan rapuh dan maksimal hanya bisa menampung 5 orang tiap dikunjungi, tempat ini nampak kurang diminati. Secara keseluruhan, Punthuk Setumbu bisa menjadi salah satu pilihan Anda untuk berlibur. Indonesia memiliki banyak yang indah dikunjungi, baik yang lama sudah dikenal, maupun yang baru dikelola seperti tempat ini.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *