Setelah Tiga Tahun Vakum, Pabrik Gula Cepiring Kembali Giling Tebu

Setelah tiga tahun tidak beroperasi, PT Industri Gula Nusantara atau yang lebih dikenal sebagai Pabrik Gula (PG) Tjepiring kembali menggiling tebu. Secara resmi ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan Pesta Selamatan Wiwitan Giling 2018 pada Sabtu, 15 September 2018.
.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan pabrik yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta Barat Km.6 Cepiring, Kendal ini dimulai jam 10.00 WIB. Acara berupa kirab penganten tebu pria dan wanita yang diarak oleh Sinang Sinok Kendal dan diikuti oleh: Reog Ponorogo, Budaya Seni Barongan dan Drum Band SDN 03 Cepiring.
.
Pasangan pengantin tebu lalu dimasukan ke mesin penggilangan gula oleh PT. IGN, Bupati Kendal Mirna Anisa dan Forkopimda serta pejabat lainnya. Kemudian mereka menekan tombol sirene secara bersama sebagai penanda dimulai beroperasinya giling tebu di PG Cepiring.
.
Warga Cepiring dan daerah sekitar terlihat antusias memadati lingkungan PG Cepiring, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Orang luar bisa leluasa masuk, melihat sebagian bangunan pabrik dan perumahan karyawan peninggalan zaman Belanda di tempat yang pernah dibuka sebagai tempat kunjungan wisata ini. Selanjutnya pada malam hari dilaksanakan pagelaran Wayang Kulit di halaman tengah pabrik.
.
Pada masa lalu, saat PG Cepiring masih dikelola PTPN, dalam tradisi wiwitan terdapat juga pasar malam yang berlangsung kurang lebih seminggu. Di pasar wiwitan masyarakat bisa mendapatkan berbagai barang belanjaan seperti baju, gerabah, serta berbagai pernak-pernik lainnya, maupun menikmati sarana hiburan seperti: komidi putar, ombak banyu, tong setan, dan lain sebagainya.

Bagikan:

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *