SB1M Adakan Seminar Bisnis Internet Marketing di Semarang

(Semarang, 4/10/2015) Sekolah Bisnis 1 Milyar (SB1M) Jakarta mengadakan Seminar Bisnis Internet Marketing di Bienveneu, Hotel Ibis Semarang lt. 2 pada Minggu, 4 Oktober 2015.

Dalam kegiatan ini, menjadi pembicara Berto Saksono Jati, Founder SB1M, Owner Bebek Ginyo, Bloop Endorse, Urbie, Eat Happens; Aditya, eks personil band Edane, Internet Marketer, Pemenang Grand Award 2015 Mobil Pajero Sport dari Perusahan MultiNasional; dan Eko Priyanto, Internet Marketer, Owner Smile Business Center, Mentor SB1M.

Materi yang diberikan meliputi: Membagun bisnis Auto pilot, Rahasia Riset super Keyword, Rahasia membangun web yg menghasilkan dengan artikel semau gue, Rahasia membangun Aset secara online melalui Youtube, Rahasia Facebook Ads yg efektif dan menghasilkan, Rahasia cara menggunakan google trend untuk bisnis online kita, dan Rahasia alogaritma google dan Tips Rahasia agar website kita rangking 1 Google.

Kegiatan berlangsung pada jam 9.00 – 17.00 WIB. Untuk dapat mengikuti kegiatan ini, peserta membayar tiket 399 ribu atau apabila mendaftar Sebelum Hari H cukup Rp 299rb, sudah mendapat fasiliatas Coffe Break dan Makan.

Untuk pendaftaran:
Ketik SMS : SB1M/Nama/kota
Kirim ke 087 838 972 303
Atau pin bb 545 60 C38
Www.sekolahmarketingonline.com

sb1m - 01 sb1m - 02 sb1m - 03 sb1m - 04 sb1m - 06

NU Perbolehkan Laki-laki dan Perempuan Sholat Campur

Kamis, 24 September 2015 kemarin masyarakat Indonesia dikejutkan oleh foto di akun FaceBook saudara Ahmad Luthfi yang menampilkan tentang warga kota Semarang Sholat Iedul Adha di lapangan Simpang Lima secara bercampur, laki-laki dan perempuan. Di foto terlihat tidak ada pemisahan yang jelas urutan shaf laki-laki dan perempuan, bisa di depan, bisa di belakang, dan juga satu baris.

Iedul Adha - 01Banyak pihak yang menyayangkan hal ini. Termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dilansir dari merdeka.com, Ganjar menyatakan bahwa aturan salat sudah jelas (urutan antara laki-laki dan perempuan).

Seperti yang diriwayatkan Ahmad dan Abu Dawud: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan bahwa shaf laki-laki di depan shaf anak-anak. Dan shaf anak-anak di belakang shaf laki-laki. Sedangkan shaf wanita di belakang shaf anak-anak.

Namun ternyata organisasi keagamaan Nahdlatul ‘Ulama (NU) memberikan pendapat yang sedikit berbeda. Di dalam rubrik tanya jawab Bahtsul Masail, website resmi nu.or.id, dinyatakan oleh Ustad Mahbub Ma’afi Ramdlan bahwa laki-laki dimungkinkan untuk sholat di belakang perempuan, maupun berbaris bersama secara bercampur.

“(apabila) terdapat shaf atau barisan laki-laki shalat berada di belangkang shaf perempuan, di atau samping jamaah perempuan, shalatnya tidak batal, namun tetap dihukumi makruh karena tidak sesuai sunnah.”

Iedul Adha - 03Alasan ini didasarkan pada jumhurul ulama selain dari kalangan madzhab Hanafi, khususnya kitab Wahbah az-Zuhaili, al-Fiqh al-Islamiy wa Adillatuhu, Damaskus-Dar al-Fikr, cet ke-4, edisi revisi, juz, 2, h. 402.

Walaupun begitu Ustad Mahbub Ma’afi Ramdlan tetap menyarankan agar penempatan shaf bagi jamaah laki-laki dan perempuan perlu diatur rapi, dan sesuai sunnah. Perlu ada campur tangan takmir masjid atau panitia sholat, khususnya dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri atau Idul Adha.

Sholat Iedul Adha Di Simpang Lima Semarang Tidak Sesuai Ajaran Islam?! Na’udzubillahi Min Dzalik

Ada yang berbeda dengan Sholat Iedul Adha yang dilaksanakan masyarakat kota Semarang tahun ini. Dilansir dari rideralam.com yang mendapat sejumlah foto yang di-upload saudara Ahmad Luthfi di akun FaceBook-nya, terlihat bahwa umat muslim yang datang ke lapangan Simpang Lima untuk Sholat Iedul Adha 1346 H ternyata tidak melaksanakan sesuai ajaran Islam.

Iedul Adha - 02

Seharusnya, sesuai dengan hadis nabi, urutan shaf atau barisan sholat berjama’ah adalah sebagai berikut:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan bahwa shaf laki-laki di depan shaf anak-anak. Dan shaf anak-anak di belakang shaf laki-laki. Sedangkan shaf wanita di belakang shaf anak-anak. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang paling depan dan seburuk-buruknya adalah yang paling belakang. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang paling belakang dan seburuk-buruknya adalah yang paling depan.” (HR. Muslim Abu Dawud, Tirmizy, An-Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad)

Dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiyallahu anhu,
“… Beliau letakkan orang laki-laki di depan anak-anak, sedang anak-anak di belakang mereka, di belakang anak-anak barulah orang-orang wanita (HR. Ahmad)

Dapat dilihat dari foto-foto tersebut posisi jamaah berantakan. Nampak tak ada perbedaan shaf jamaah antara pria dan wanita. Semuanya bercampur, layaknya rekreasi keluarga, bahkan ada yang terlihat duduk-duduk saja di bangku taman.

Iedul Adha - 01

Untuk diketahui bahwa di sebelah barat lapangan Simpang Lima adalah Masjid Agung Baiturahman. Mungkin sebenarnya pusat sholat adalah di dalam Masjid, namun karena sudah penuh atau karena kesulitan parkir, jamaah memilih untuk sholat di lapangan simpang lima. Dan celakanya bisa jadi tidak ada petugas atau panitia yang mengatur shaf di sana. Selain itu orang yang datang juga asal menempatkan diri saja sembarangan.

Sepertinya perlu ada campur tangan pemerintah dan para pemuka/petugas agama untuk mengatur hal ini. Selain itu juga harus ada kesadaran dari masyarakat sendiri untuk lebih teratur. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, tak hanya di lapangan Simpang Lima Semarang, tapi dimanapun juga.

Iedul Adha - 03