Alamat Sate Kelinci Mugi Berkah Sukomulyo

Ingin menikmati daging Kelinci yang empuk dan gurih? Kini telah hadir di Desa Sukomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kedai Kelinci “Mugi Berkah”. Kedai milik pak Erieyanto ini menyajikan menu Sate Kelinci dan Rica-rica Kelinci. Selain itu tersedia juga berbagai minuman sachet.
.
Sate Kelinci dibandrol dengan harga Rp25.000,- bisa ditambah lontong Rp2.000,- satunya. Pelanggan bisa menikmati Sate dengan bumbu kacang, dan bagi yang suka pedas disediakan irisan cabe dan bawang merah iris. Sedangkan untuk Rica-rica kelinci, pelanggan cukup merogoh kocek Rp10.000,- dengan bumbu kuah.
.
Usaha ini semula berlokasi di Pasar Gladag, Plantaran, Kaliwungu Selatan. Namun sejak Sabtu, 9 Februari 2019 pindah lokasi di pinggir Jalan Raya Sukomulyo – Srogo sisi Utara. Sebelah gang menuju Musholla Nurul Huda, Dusun Tampingan Rt. 04/ Rw. 04, Desa Sukomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Sangat dekat dengan MI Sukomulyo, hanya beberapa meter ke arah Timur.
.
Kedai Sate Kelinci merupakan pengembangan usaha pak Erieyanto. Semula beliau hanya beternak kelinci. Sebagian kecil di rumah dan yang banyak dengan bermitra di Boja. Menurut pak Erieyanto, Kelinci memiliki khasiat kesehatan, khususnya empedu dan otak kelinci, yang bisa dipesan pelanggan secara khusus. Pelanggan bisa datang ke Kedai Kelinci “Mugi Berkah” tiap hari Jum’at – Rabu, jam 13.00 – 21.00 WIB. Kedai libur tiap hari Kamis.
.
Alamat Sate Kelinci Mugi Berkah Sukomulyo:
.
Jl. Raya Sukomulyo – Srogo, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal
Telp. 0895365371573
Hari Buka: Jum’at – Rabu. Kamis Libur.
Jam Buka: 13.00–21.00 WIB
.

Alamat Sate Kambing Tegal Alfin Laka-Laka Kaliwungu

Ingin menikmati Sate Kambing ala Tegal di Kaliwungu, Kendal? Ada tuh warungnya, di Selatan jalan raya setelah rel kereta api, namanya Sate Kambing Tegal Alfin Laka-Laka. Memang sih kalau dari segi umur kambing, mungkin tidak semuda Batibul atau Balibul, namun rasanya tetap mantap punya.

Kalau dari spanduknya tertulis: warung makan ini juga masakan Gule, Sop, Tong Seng, dan Tauco. Dengan penawaran menarik paket hemat 25rb dapat komplit: nasi, 5 tusuk sate campur dan es teh. Selain itu warung ini juga menjual sate ayam kampung. Untuk minuman ditawarkan es teh, teh hangat, es jeruk, dan jeruk hangat. Menu tambahan yang bisa dipesan adalah Martabak Kue Bandung dan Samir, serta menerima pesanan Aqiqah dan Pesta.

Alamat Sate Kambing Tegal Alfin Laka-Laka Kaliwungu:

Jl. Raya Kaliwungu, Kendal
Arah ke Semarang, sebelah kiri jalan
Telp. 0877-3214-0666
Jam Buka: 10.00–22.00

Layar Tancap dari Rumah Kreatif Film Kendal dan Patungan Film di Jurasik

Jumat 1 Juni 2018, Balai Kesenian Remaja Kendal kembali menggelar acara Jurasik (Jumat Sore Asik). Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Suci Ramadhan, nyatanya tidak menyurutkan semangat para warga Kendal khususnya para pemuda untuk melestarikan kesenian yang ada di kota ini. Malah, frekuensi peserta yang hadir di Jurasik kali ini lebih banyak dari biasanya. Alhamdulillah meskipun bulan puasa, semangat dan antusias dari temen-temen untuk acara Jurasik ini tetap luar biasa. Semoga acara ini semakin menambah keberkahan di bulan yang suci ini kata Tanjung selaku koordinator acara Jurasik.

Jurasik edisi ke-11 ini menghadirkan komunitas yang cukup terkenal di Kendal, yaitu Rumah Kreatif Film Kendal (RKFK) dan juga menampilkan sebuah hiburan akustik dari BKR n’ Friends. RKFK terkenal di Kabupaten Kendal karena karya-karyanya di dunia perfilman. Sebut saja film yang pernah menggegerkan khalayak pemuda Kendal dengan rilisnya film Pacar Bukan Bojo yang sempat di tayangkan di Gor Bahurekso Kendal beberapa waktu lalu. Atau yang baru-baru ini RKFK membuat film yang berjudul Reksa.

Usai sukses menggarap 2 film yang sempat booming di Kendal tersebut, RKFK kembali meneruskan karya-karyanya. Di Jurasik ini, selain untuk menjadi narasumber diskusi, RKFK juga memutarkan film pendek terbarunya yang berjudul Kisah Cinta Malam Ini, Manuk, dan Jalan Menuju Pulang.

Pemutaran film yang pertama yaitu film Kisah Cinta Malam ini yang menceritakan 2 sejoli yang menjalin sebuah hubungan asmara. Kisah Cinta Malam Ini bercerita tentang 2 orang yang saling mencintai. Namun hubungan percintaan itu mulai berantakan ketika si cowok mengetahui bahwa pacarnya sekarang menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dan terjangkit virus HIV terang sang produser, Khairul Mustofa. Alhamdulillah film pendek ini sudah beberapa diputar diberbagai kota, harapanya di Kendal film ini akan mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat imbuhnya.

Kisah Cinta Malam Ini selesai diputar, belanjut pada film pendek kedua yang berjudul Manuk. Manuk menceritakan suatu kondisi dimana konotasi kata manuk yang berbeda antara anak-anak dan orang dewasa. Awal mula saya terpikir ingin membuat film pendek berjudul Manuk ini terinspirasi ketika saya ngopi sambil ngobrol bersama teman-teman saya. Memang kata Manuk itu kalau di Jawa mempunyai konotasi kata yang berbeda. Makanya saya tertarik untuk menggarap film ini kata Ego, sutradara Film Manuk.

Setelah film Manuk selesai diputar, berlanjut ke film terakhir yang berjudul Jalan Menuju Pulang. Film ini digarap terinspirasi dari mitos masyarakat sekitar Kangkung bahwa orang yang melewati sebuah makam yang berada di Desa Kemangi Kecamatan Kangkung terkadang susah untuk menemui jalan pulang. Cerita soal orang yang tidak bisa menemukan jalan pulang bahkan hilang saat melewati makam Kemangi, mungkin sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat Kendal. Kejadian tersebut dipercaya masyarakat bahwa ada pengaruh makhluk dari dunia lain. Makanya saya terinspirasi untuk menggarap ini. Mungkin ini adalah film yang Kenda banget lah. Kata produser film, Bagus Pradita.

Saat diskusi, RKFK Kendal menjelaskan bahwa kurangnya apresiasi terhadap perfilman karya anak bangsa menjadi suatu kendala mereka untuk berkarya. Namun meskipun begitu, mereka tetap terus mempromosikan filmnya dan mengedukasi masyarakat agar lebih bisa mengapresiasi sebuah film. Cara yang mereka lakukan antara lain parade pemutaran film keliling dari desa ke desa dan juga pemutaran film beserta workshop film di sekolah-sekolah yang ada di Kendal.

Setelah ketiga film tersebut diputar dan diskusi selesai, acara Jurasik #11 dilanjutkan dengan perform musik oleh BKR n’ Friends. Perform musik ini untuk meleburkan suasana seusai diskusi berlangsung. Rumah Kreatif Film Kendal berharap karya demi karya didunia perfilman akan terus mereka buat dan masyarakat agar lebih bisa mengapresiasi film. (Dok. Jurasik)

1 2 3 5